Melihat Bakauheni Harbour City, Kawasan Bakauheni di Masa Depan

BANDAR LAMPUNG (sscilampung.com) : PT ASDP Indonesia Ferry, bersama PT Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC), dan PT Hutama Karya rencananya akan membangun “Bakauheni Harbour City“, sebuah theme park dan kawasan pariwisata terintegrasi berskala internasional di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan.

Hal ini tertuang saat Sabtu (25/7/2020) lalu pihak ASDP mempresentasikan konsepnya kepada Menteri BUMN, Erick Thohir; Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Parekfraf), Wishnutama; dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Untuk tahap awal pembangunan dan pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni bisa dimulai dengan merevitalisasi Menara Siger Lampung. Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menjelaskan konsep sederhananya, untuk di tahap awal Menara Siger akan dilakukan revilatisasi seperti membangun Museum Krakatau dan dijadikan taman bunga.

Kawasan Bakauheni Harbour City rencananya akan dibangun hotel berbintang, resort villa, waterpark, wisata olahraga air, bukit bunga, kuliner, outbond, wahana rollercoaster, cable car, taman bermain, dsb. Megaproyek ini digadang-gadang akan menjadi the next Resort World Sentosa di Indonesia.

Ini adalah sinergi BUMN dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk merealisasikan pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi ini. Tentu jika lahan ini dapat dikembangkan dan dikelola dengan baik melalui sinergi yang kuat. Sehingga mimpi Indonesia untuk memiliki kawasan wisata terintegrasi kelas dunia akan dapat segera terwujud.

Hadirnya kawasan ini dengan sejumlah edutainment yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi, kemudahan jalur transportasi, dan akomodasi tentunya akan membawa manfaat yang besar dan daya tarik baru bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara karena hadir dengan konsep dan perencanaan bertaraf internasional serta berada di wilayah yang sangat strategis.

Dengan dibangunnya kawasan ini, harapannya dapat menjadikan kawasan Bakauheni sebagai destinasi pariwisata berskala internasional; tidak hanya bagi warga ibukota, namun turis mancanegara untuk menghabiskan akhir pekan atau libur panjang.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan Provinsi Lampung terutama wilayah Bakauheni sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata, karena memiliki pantai dan pemandangan yang indah.

ITDC bersama ASDP dan HK terus melakukan perencanaan salah satunya mempersiapkan maket. Selanjutnya, mematangkan dalam proses untuk desain/masterplan. Ditargetkan pembangunan kawasan ini dapat selesai di tahun 2024.